Trip ke Sendai

Alhamdulillah setelah selama di Jepang aku belum pernah ke Sendai, akhirnya aku diberi kesempatan untuk trip ke kota yang tahun lalu sempat rusak oleh bencana gempa dan tsunami ini. Kedatanganku kali ini sebenarnya dalam rangka mengikuti konferens dalam negeri yang berkaitan dengan bidangku, chemical engineering. Karena itulah lab tempat aku belajar sekarang memberi support transportasi dan akomodasi.

Tentang konferens

Nama konferens yang aku hadiri kali ini adalah Society of Chemical Engineering of Japan 44th Fall Meeting (化学工学会 第44秋季大会). Di dalamnya, aku diberi kesempatan untuk presentasi di sesi 11th Process Design Student Contest, kontes rancang pabrik antar mahasiswa teknik kimia seluruh jepang. Di kontes ini ada dua kategori, yaitu process simulation category yang menuntut pesertanya untuk menguasai process simulator seperti Aspen Hysys, Aspen plus, dan ada lagi process design category yang tidak membutuhkan process simulator, lebih bebas dan mengandalkan kreatifitas peserta. Tahun ini, produksi metil-etil-keton (MEK) dari 2-butanol jadi soal di process simulation category, dan produksi propilen dari sembarang bio-based material jadi soal untuk process design category. Sudah sejak dari S1 tahun ketiga aku ingin sekali ikut kontes ini, namun karena satu lain hal, baru tahun ini aku bisa ikut. Biarpun tim kami belum bisa mendapat juara satu, aku sudah merasa sangat bersyukur bisa meraih juara dua.

Aku mungkin terlalu sibuk mempersiapkan slide dan naskah presentasi yang dijadwalkan hari terakhir (hari ketiga). Di hari pertama dan kedua, aku coba mendengarkan presentasi orang-orang lain, termasuk presentasi member labku yang sekarang. Aku duduk di tempat duduk paling belakang, memperhatikan pembicara memberikan kuliah sambil sesekali menatap monitor notebook dan menghafal naskah. Karena ini adalah pengalaman pertamaku mengikuti konferens akademik, pengalaman hadir di konferens ini jadi sangat berharga. Aku belajar banyak tentang apa yang sekarang sedang “in” orang-orang di bidang yang sedang kupelajari, yaitu process systems engineering. Banyak presentasi yang berhubungan dengan softsensor, dan integration engineering. Walaupun kadang tak sepenuhnya aku mengerti, semuanya menarik!

Dari percakapan dengan anggota lab yang sudah lebih berpengalaman, konferens tahunan ini termasuk konferens yang besar. Ratusan sesi diselesaikan dalam 3 hari, dan Tohoku University Kawauchi Campus jadi terlihat makin ramai oleh pendatang dari seluruh jepang, baik dari universitas maupun dari industri Di namelist presenter, kulihat beberapa nama orang Indonesia dan Malaysia. Orang Indonesia, mungkin sama seperti aku, orang-orang yang berafiliasi ke universitas jepang. Tapi ada orang Malaysia yang afiliasinya jelas-jelas tertulis universitas Malaysia. Salut. Mereka rela keluar kocek ke jepang demi pengakuan secara akademis. Semoga anak-anak ITB, ITS, UI dan universitas-universitas lainnya nanti bisa ke sini untuk konferens, dan membuktikan pada orang Jepang bahwa riset kita bukan ecek-ecek.

Tentang Sendai dan Tohoku University

Sejujurnya, karena aku terlalu sibuk dengan persiapan presentasiku, aku belum sempat jalan-jalan. Ajakan senior untuk pergi ke Matsushima, salah satu dari tiga pemandangan indah di jepang itu pun kutolak. Ya iya lah, mereka sudah tak ada beban karena presentasi mereka sudah selesai. Aku hanya sempat keliling kampus Tohoku university yang sangat luas, membentang di lereng gunung. Aku sangat suka dengan kampus ini. Gedungnya banyak yang artistik dan terawat. Mungkin untuk orang-orang yang tidak terbiasa naik sepeda/sepeda motor, jadi sedikit tidak convenient karena jarak antar tempat jauh. Tapi selebihnya, kampus ini sudah sangat praktis karena toko-toko dalam kampus Tohoku university sudah lengkap. Ada barbershop, toko kacamata dll di dalam kampus. Intinya, semua yang mendukung penghuni kampus agar bisa belajar dan riset dengan tenang tanpa harus ke downtown sudah tersedia. Ohya, ada menu halal di kantin Tohoku University dan menunya lebih variatif dibanding di kampusku. Melihat kampus Tohoku university yang berada di gunung namun lengkap, aku jadi ingat salah satu kampus almamaterku Tokyo Tech Suzukakedai Campus yang sama-sama di tempat yang kurang convenient. Semoga nantinya kampus Suzukakedai nantinya selengkap dan se-convenient Tohoku University.

Sendai sendiri adalah kota besar, walaupun tidak sebesar Tokyo atau Osaka, Sendai adalah kota terbesar di Tohoku District. Bus adalah sarana transportasi utama di sini, dan unit bus di sini cukup banyak, menjangkau berbagai daerah dan jadwalnya sampai malam (jam 23). Pusat perbelanjaan juga cukup banyak. Tohoku University sebenarnya juga tidak begitu jauh dari pusat kota, sehingga mahasiswa di sini bisa main-main ke pusat kota.

Intinya saya suka dengan Sendai sebagai tempat tinggal. Teman-teman mahasiswa Indonesia di sini pun kelihatan betah di sini. Hanya saja, di sini tidak ada pusat-pusat industri seperti halnya di Tokyo, Yokohama, Nagoya dan Osaka sehingga kecil kemungkinannya aku tinggal di sini ke depannya.

Suasana Kantin

Suasana di Coop

Tohoku University Kawauchi Campus

Sendai Station

Sendai Station

Advertisements

About chemieingenieur

Let me introduce myself. My fullname is Baharuddin Maghfuri. I was born in 1988 in the city of Magelang, Indonesia. I spent my early childhood until my highschool in that peaceful small city. After that I study in Bandung Institute of Technology for just one semester. I hope you don’t think I dropped out. Ministry of Education, Culture, Sport and Technology of Japan gave me a big opportunity to study in undergraduate program in japan. And now, I live in Japan, studying Chemical Engineering in Tokyo Institute of Technology. I hope everything will be alright and I’ll complete the undergraduate degree in 2011, then just continue onto Master Degree with qualification Chemical Engineering. Most of my interests are related with my study, photography, pop music and computers: - Chemical engineering in undergraduate level, such as Stoichiometry, Thermodynamics, Transport Phenomena etc. - Studying languages – I am able to communicate in English, Japanese, Indonesian. Now I’m trying to learn Germany. - I love to spend my free time hang out with my friends from Indonesia and taking pictures. - The C Programming and other codings also makes me happy and of course blogging at time to time. But nowdays, beside doing my interests, Indonesian community here asked me to work with them in some volunteer activities. The followings are some of them. You might find my name in their sites. 1. Kammi Jepang 2. PMIJ 3. PPI Tokodai 4. KMII Jepang and so on.
This entry was posted in Fun Times. Bookmark the permalink.

One Response to Trip ke Sendai

  1. Pingback: Siap | inspirasi.me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s